PN Jaksel hari ini penghargaan sidang putusan praperadilan Panji Gumilang

PN Jaksel hari ini penghargaan sidang putusan praperadilan Panji Gumilang

Putusan akan dibacakan pada pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat di ruang sidang utama

Jakarta – PN Ibukota Indonesia Selatan pada hari ini mengatur sidang putusan praperadilan yang dimaksud diajukan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Abdussalam Panji Gumilang terkait sah atau tidaknya penetapan dituduh aktivitas pidana pencucian uang (TPPU) oleh Bareskrim Polri.

"Selasa ini kami akan bacakan putusan praperadilan No 47/Pid.Pra/2024/PN.Jkt.Sel menghadapi nama pemohon Panji Gumilang," kata Humas Pengadilan Negeri (PN) DKI Jakarta Selatan Djuyamto di Jakarta, Selasa.

Menurut ia pembacaan putusan praperadilan Panji Gumilang terkait sah atau tidaknya penetapan terdakwa TPPU akan dipimpin Hakim Tunggal PN Jaksel Estiono.

Djuyamto menjelaskan ruang sidang yang digunakan akan digunakan yaitu ruang sidang pertama, juga pembacaan putusan yang disebutkan dibacakan pada sekitar jam 14.00 WIB.

"Putusan akan dibacakan pada pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat ke ruang sidang utama," tuturnya.

Kuasa Hukum Panji Gumilang, Alvin Lim di permohonannya menyatakan bahwa penetapan Panji Gumilang sebagai terperiksa bukan berdasar bahkan kejaksaan juga memulihkan berkas perkara TPPU yang disangkakan dengan alasan berkas tak lengkap.

Selain itu, kata Alvin, P-19 (berkas perkara yang dikembalikan untuk penyidik untuk dilengkapi) yang dikeluarkan oleh Kejaksaan menunjukkan bahwa penyidik tiada memberikan dua alat bukti di penetapan dituduh TPPU untuk Panji Gumilang.

Untuk itu kata Alvin, pada permohonan praperadilan yang digunakan diajukan dalam PN Jaksel, meminta-minta penetapan terperiksa terhadap Panji Gumilang terkait perkara TPPU harus batal demi hukum, lalu segera memulihkan seluruh aset yang tersebut telah dibekukan juga diblokir.

"Menyatakan perbuatan termohon yang dimaksud menetapkan pemohon sebagai dituduh merupakan perbuatan sewenang-wenang, dikarenakan tidaklah sesuai dengan ketentuan hukum juga dinyatakan batal demi hukum," tuturnya.

Alvin juga meminta, pada permohonannya agar Hakim yang tersebut mengadili agar memulihkan segala hak hukum pemohon di kemampuan, kedudukan kemudian harkat dan juga martabatnya.

Artikel ini disadur dari PN Jaksel hari ini gelar sidang putusan praperadilan Panji Gumilang

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *