Polisi Kembali Ungkap Residivitas Pelaku Begal dalam Penyerangan terhadap Calon Siswa Bhayangkara

Pembegalan Calon Siswa Polri: Residivis dan Penjahat Kambuhan Terlibat

Jakarta – Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengungkap keterlibatan seorang residivis dalam kasus pembegalan terhadap calon siswa (casis) Polri di Jakarta Barat.

Pelaku Residivis

Pelaku berinisial AY alias Madun (28) merupakan residivis dengan riwayat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) pada tahun 2018 dan 2022. AY divonis masing-masing 2 tahun 6 bulan penjara dalam kedua kasus tersebut.

Selain AY, pelaku lain yang terlibat adalah MS alias Conde (42) yang juga residivis dengan riwayat kasus curanmor dan pembegalan. MS telah dipenjara sebanyak lima kali untuk kasus yang sama.

Kronologi Kejadian

Kejadian pembegalan terjadi pada Sabtu (11/5) pukul 04.00 WIB di Jalan Arjuna Utara, Jakarta Barat. Korban berinisial SMR (19) yang hendak mengikuti ujian tes Bintara Polri dipepet oleh tiga orang laki-laki yang mengendarai sepeda motor.

Para pelaku menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis golok, mengakibatkan korban mengalami luka pada jari kelingking sebelah kanan dan paha kiri. Pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa sepeda motor dan ponsel korban senilai total Rp25 juta.

Identitas Pelaku

Selain AY dan MS, polisi juga menangkap tiga pelaku lainnya, yaitu PN, C, dan D. Kelima pelaku berasal dari daerah yang sama, yakni Pandeglang, Banten. Mereka diketahui berbagi hasil kejahatan secara merata.

Hukuman Pelaku

Para tersangka dijerat Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam pidana penjara paling lama 12 tahun.

Imbauan Kepolisian

Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pembegalan yang marak terjadi. Masyarakat dihimbau untuk menghindari melintas di tempat yang sepi atau gelap, terutama pada dini hari. Jika mengalami percobaan pembegalan, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.

Kesimpulan

Kasus pembegalan calon siswa Polri di Jakarta Barat melibatkan residivis dan penjahat kambuhan. Polisi telah menangkap lima pelaku dan menjerat mereka dengan pasal pencurian dengan kekerasan. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap percobaan pembegalan kepada pihak berwenang.

Artikel ini disadur dari Polisi sebut ada residivis pada kasus begal calon siswa Polri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *