Tujuh pemodal bekerja mirip hadirkan kendaraan BAIC ke Nusantara

Tujuh pemodal bekerja mirip hadirkan kendaraan BAIC ke Nusantara

Jakarta (ANTARA) – Chief Operating Officer PT JIO Distribusi Nusantara (JDI) Dhani Yahya menyampaikan bahwa tujuh penanam modal sudah pernah setuju menjalin kerja identik jaringan dealer guna menghadirkan kendaraan BAIC dalam wilayah Indonesia.

"Menyampaikan kebahagiaan sekaligus juga penghargaan yang mana setinggi-tingginya bahwa merk BAIC sebagai pemain baru otomotif dalam Indonesi dapat mendapatkan sambutan hangat, utamanya dari para investor," kata Dhani di sela peluncuran BAIC BJ-40 Plus juga X-55 II ke Tangerang Selatan, Banten, Selasa.

Dhani mengutarakan bahwa PT JDI selaku distributor tunggal kendaraan buatan perusahaan China, Beijing Automotive Group Co., Ltd. (BAIC), sudah menghadirkan kendaraan BJ-40 Plus dan juga X-55 II untuk meramaikan bursa otomotif Indonesia.

Kehadiran merk BAIC di Indonesia, ia mengemukakan, telah lama mendapatkan tanggapan positif dari para investor.

Baca juga: Produsen mobil China BAIC masuk ke lingkungan ekonomi Indonesia
Baca juga: BAIC luncurkan BJ-40 Plus juga X-55 II untuk lingkungan ekonomi Indonesia

Penanam Modal yang digunakan berkolaborasi untuk menghadirkan kendaraan BAIC di Indonesia, menurut Dhani, meliputi pemodal yang telah lama bermain di dalam pangsa otomotif juga pemodal yang digunakan sebelumnya berinvestasi di dalam bidang bidang berbeda.

Di antara pemodal yang tersebut berkolaborasi ada JHL Group yang digunakan berencana merancang dua dealer di tempat Alam Sutera serta Gading Serpong, Tangerang, Banten, dan juga PT DAS Indonesia Motor yang digunakan menyasar wilayah Surabaya serta Pulau Bali.

Selain itu, ada PT Trijaya Oto Makmur yang digunakan akan berinvestasi di wilayah Pantai Indah Kapuk, Ibukota Indonesia Utara, lalu Tomang, Ibukota Indonesia Barat, kemudian merambah ke Pusat Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, hingga Daerah Perkotaan Pekanbaru, Provinsi Riau.

Pihak yang Berinvestasi lainnya meliputi PT Istana Tujuh Terwujud dengan tempat sasaran pembangunan ekonomi Daerah Perkotaan Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur; PT Mega Central Autoniaga dalam Daerah Perkotaan Medan, Provinsi Sumatera Utara; PT Mega Prakarsa Indonesi di dalam Pulau Batam; serta Prestige Motorcars di tempat Pantai Indah Kapuk serta Pluit, Ibukota Indonesia Utara.

Para pemodal akan segera mendirikan sarana penjualan, pusat servis, kemudian layanan purnajual kendaraan BAIC dalam wilayah sasaran investasinya.

"Kesepakatan ini membuktikan kepercayaan para investor, yang digunakan diyakini akan menumbuhkan tingkat kepercayaan pasar. Ini adalah juga merupakan komitmen kami untuk bertambah lalu tumbuh dalam pangsa otomotif Indonesia," kata Dhani.

Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan dealer baru kendaraan BAIC ditargetkan terlaksana tahun 2024 dan juga perakitan kendaraan BAIC harapannya di dijalankan ke Indonesia pada 2025.

Baca juga: Huawei dan juga BAIC kembangkan mobil pintar
Baca juga: BAIC bukukan perkembangan jualan kuat pada 2023

 

Artikel ini disadur dari Tujuh investor bekerja sama hadirkan kendaraan BAIC di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *