Tenis  

Zverev tundukkan Ruud untuk tantang Alcaraz dalam final French Open

Zverev tundukkan Ruud untuk tantang Alcaraz pada final French Open

Jika Anda berada ke final Roland Garros, Anda layak berada di dalam sana

Jakarta – Alexander Zverev membalas dendam pada Casper Ruud di dalam French Open pada Hari Jumat (7/6) waktu setempat untuk mencapai final Grand Slam keduanya, bertemu Carlos Alcaraz untuk merebut gelar.

Unggulan keempat Zverev, yang kalah dalam semifinal Roland Garros pada tiga tahun terakhir, bangkit untuk mengalahkan Ruud 2-6, 6-2, 6-4, 6-2 pada ulangan pertandingan terakhir mereka itu 12 bulan lalu.

Zverev cuma memenangi tujuh gim di mana keduanya bertemu dalam semifinal 2023 dan juga cerita mirip akan terbentuk pasca Ruud melaju melalui set pembuka.

Namun petenis Jerman itu meningkatkan permainannya, mencapai final French Open pertamanya juga mempertahankan harapannya untuk meraih penghargaan Grand Slam perdananya kekal hidup.

Zverev memegang keunggulan 5-4 pada kariernya berhadapan dengan Alcaraz, salah satunya kemenangan di satu-satunya pertarungan Roland Garros mereka itu sebelumnya di dalam perempat final 2022.

Alcaraz sebelumnya berjuang menyeberangi petenis nomor satu dunia Jannik Sinner di lima set.

"Jika Anda berada dalam final Roland Garros, Anda layak berada ke sana. Itu juga berlaku untuknya," kata Zverev, seperti disiarkan AFP, Sabtu.

"Dia memainkan pertandingan yang digunakan fantastis hari ini. Saya pikir memainkan kompetisi yang fantastis secara umum. Saya memperkirakan pertandingan yang tersebut sangat sulit."

Satu-satunya penampilan final Zverev di dalam kompetisi major sebelumnya membuatnya kehilangan keunggulan dua set hingga kalah dari Dominic Thiem dalam US Open 2020.

"Saat itu saya belum siap untuk mengungguli final Grand Slam pertama saya," kata Zverev, petenis Jerman pertama yang mencapai final sejak Michael Stich pada 1996.

"Saya jelas bukanlah anak kecil lagi, saya telah sedikit lebih lanjut tua. Kalau tidak sekarang, kapan lagi?"

Di sisi lain, Ruud memiliki target final Grand Slam keempatnya, tetapi runner-up Roland Garros dua kali itu berada berjauhan di dalam bawah performa terbaiknya juga berjuang menghadapi sakit perut.

"Saya tak bisa saja bermain dengan jenis tenis yang dimaksud saya sukai dengan intensitas besar sebab keterbatasan perut saya," ujar Ruud.

"Saya tak ingin menyebabkan alasan atau tambahan banyak alasan, tapi ini menyebabkan frustrasi kemudian mengecewakan."

Artikel ini disadur dari Zverev tundukkan Ruud untuk tantang Alcaraz di final French Open

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *